Catatan Sepanjang Poso

Icon

menjadi jurnalis | bekerja untuk orang banyak

Cinta Ardin dan Yunita pun Berbuah Penikahan


Tersangka terorisme Poso menikah di tahanan Polda Sulteng. Luar biasa. Ternyata cinta mampu menembus dinginya dinding ruang tahanan dan rapatnya jeruji besinya.

Palu – Seorang lelaki berbaju koko berwarna krem kehijauan dan bersarung coklat kotak-kotak dengan kopiah cokelat melangkah tertatih menggunakan dua buah tongkat di bawah ketiaknya memasuki Masjid Nurul Iksan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah di Jalan Sam Ratulangi, Palu Timur. Wajahnya sumringah. Seorang perempuan cantik rupanya sudah menantinya dalam balutan busana berwarna lebih hijau dengan jilbab hitam berenda putih.

Siapa lelaki dan perempuan itu? Jika belum tahu, pasti tidak menyangka lelaki itu adalah Ardin Janatu alias Rojak (36), tersangka sejumlah aksi terorisme di Palu dan Poso sepanjang 2002 hingga 2007. Sementara perempuan tadi adalah Yunita Sari (19) mempelai wanita yang akan dinikahi oleh Ardin.

Tidak main-main sangkaan yang dialamatkan pada Ardin. Lelaki yang dulunya bekerja sebagai tukang ojek ini dituduh terlibat penembakan Pendeta Susianti Tinulele di Palu pada Juni 2004, lalu peledakan bom Tentena, Poso yang menewaskan sebanyak 22 orang pada 28 Februari 2005, kemudian penembakan di Gereja Anugerah pada Desember 2007.

Sejak ditangkap pada 1 Februari 2007 lalu, Ardin menjalani pemeriksaan intensif di Polda Sulteng. Awalnya ia ditahan di Polres Poso kemudian di Polda Sulteng.

Namun pada Selasa (20/3) pagi itu, sejenak ia bisa melupakan sangkaan aksi-aksi terorisme yang dilakukannya. Seorang perempuan bernama Yunita yang menjadi kekasih hatinya saat dalam pelarian pasca baku tembak dengan Polisi 22 Januari 2007 di Poso menerima pinangannya.

Seperti prosesi pernikahan umumnya, Ardin mengucapkan ijab Kabul. Ia didampingi Brigadir Polisi Dua Rahman dari Kesatuan Brimob Polda Sulteng dan seorang kerabatnya Mohammad Andi, sebagai saksi pernikahan. Prosesi ijab Kabul berlangsung singkat dari pukul 10.00 – 10.15 Waktu Indonesia Tengah.

Adapun Yunita didamping oleh orang tuanya Mohammad Sidra. Ia terlihat berkali-kali menghapus air mata kegembiraannya.

Ustadz Mohammad Saleh dari Kantor Urusan Agama (KUA) Palu Timur menjadi penghulu pada pernikahan mereka. Seperangkat alat shalat dan uang tunai menjadi maharnya menikahi Yunita.

Usai mengucapkan ijab Kabul, Ardin lalu bertemu Yunita di sebuah ruangan di samping Masjid Nurul Iksan Polda Sulteng. Di sana, Ardin membacakan sighat taklik sebagai janji tanggung jawabnya sebagai suami. Lalu keduanya menandatangani surat nikahnya sebagai tanda sahnya pernikahan itu.

Usai prosesi pernikahan Ardin mengatakan bahwa ia memang berniat menikah pada bulan Maret ini, namun ia keburu ditangkap Polisi. Yunita sendiri adalah gadis tetangganya di Kelurahan Lawanga, Poso Kota.

“Karena sudah berniat, saya minta kepada bapak-bapak di Polda untuk menikah. Rupanya mereka mengizinkan saya,” kata Ardin sumringah.

“Jika bebas nanti saya ingin punya banyak anak,” tambah Ardin lagi dengan wajah berseri.

Yunita sendiri lebih banyak diam. Ia terlihat tenang. Meski tahu setelah menikah mereka belum bisa bersama membangun rumah tangga.

Ardin menjadi raja sehari, sebab setelah itu, ia harus kembali menempati ruang tahanan yang dingin di Polda Sulteng. Ia harus menjalani serangkaian pemeriksaan dari tim penyidik Mabes Polri dan Polda Sulteng atas serangkaian aksi terorisme yang diduga dilakukannya bersama sejumlah tersangka terorisme lainnya yang kini ditahan di Mabes Polri dan Polda Sulteng.

Ardin adalah satu dari 29 DPO aksi terorisme di Poso dan Palu, Sulawesi Tengah. Ia menjadi tersangka penembakan Pendeta Susianti Tinulele di Palu, pelaku peledakan bom di Tentena dan penembakan di Gereja Anugerah Palu. Ia tertangkap bersama Basri alias Bagong pada 1 Februari 2007 lalu. Ia diketahui terlibat dalam kontak senjata selama delapan jam lebih dengan polisi pada 22 Januari 2007 lalu di Poso.***

Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Flickr Photos

Desktop!!!

DSC_0246

DSC_0244

DSC_0239

DSC_0082

DSC_0081

More Photos

RSS Catatan Poso

  • Polda Serius Ungkap Kasus Penyerangan Kantor Aji Palu
    PALU (31/12) - Kapolda Sulteng Kombes Pol Dewa Parsana, Kamis (30/12/2010) malam, pukul 20.00 Wita mendatangi Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu. Parsana didampingi oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Palu Ajun Komisaris Polisi Darno dan Direktur Reskrim Polda Sulteng serta sejumlah aparat Intelijen dan Keamanan Kepolisian Dae […]
  • Kapolres: Pelakunya Ditangkap Hari ini Juga!
    PALU (31/12) - Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Koalisi Antikekerasan Palu Jumat (31/12) hari ini mendatangi Kantor Kepolisan Resor Palu dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Terkait penyerangan Kantor Aliansi Jurnalis Independen Palu Kamis (30/12) kemarin. Koalisi meminta Polisi segera menangkap pelaku penyerangan itu. Koordinator lapangan aksi, […]
  • Kantor AJI Palu Diserang
    PALU (30/12) -  Kantor AJI Palu dan juga Kantor Redaksi Media Online mililk AJI Palu diserang massa pemuda Kamis (30/12/2010) sekira pukul 10.30 Waktu Indonesia Tengah (Wita). Mereka menamakan diri Front Pemuda Kaili (FPK). Sekitar 30-an pemuda berseragam bak paramiliter bertuliskan FPK sejak awal kedatangannya menyoal berita yang dilansir beritapalu.com ter […]
  • FPK Serang Graha KNPI Sulteng
    PALU (28/12) - Massa Front Pemuda Kaili (FPK) yang dimpin Erwin Lamporo,  menyerang Graha KNPI Sulteng. Akibatnya, kaca gedung berlantai dua itu hancur berantakan. Polisi yang berjaga-jaga di Graha KNPI Sulteng, tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa menonton aksi anarkis yang pertontonkan massa FPK sambil mengamankan diri dengan menjadikan kursi sebag […]
  • Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi
    Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi Palu - Seorang warga di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), ditangkap polisi karena mengaku sebagai Wakil Gubernur Sulteng dan menipu seorang kepala dinas dilingkungan Pemprov Sulteng jutaan rupiah. Kapolsek Palu Barat, AKP Darmiyanto mengatakan Irdan,27; yang sehari-harinya tercatat sebagai mahasiswa Universitas negeri […]
  • Tiga Sekolah Disegel Warga, Ratusan Murid Telantar
    Palu -Tiga sekolah yang terletak di Jalan Bulumasomba, Kelurahan Lasoani, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (10/5) disegel warga. Akibatnya proses belajar mengajar ratusan murid lumpuh. Ketiga sekolah yang disegel yakni Sekolah Dasar (SD) Inpres 1 dan SD Negeri 2 Lasoani, dan Taman Kanak-Kanak (TK) Mantikilore. Penyegelan ketiga sekolah […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Polda Sulteng Diminta Tarik Brimob dari Buol
    Palu - Yayasan Dopalak Indonesia (YDI) meminta Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen H Andi Hasanuddin menarik aparat Brimob dari Kabupaten Buol. "Kami meminta satu SSK (satuan setingkat kompi) Brimob yang ditempatkan di Buol dalam rangka pengamanan unjuk rasa ditarik. Kehadiran Brimob bukan solusi masalah di Buol," kata Direktur YDI Idham Dahlan di Palu […]
  • 213.328 Warga Kota Palu Pilih Wali Kota
    Palu -Sebanyak 213.328 warga Kota Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah (Sulteng), diharapkan menggunakan hak politiknya dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) setempat yang dijadwalkan pada 4 Agustus 2010. Pjs Ketua KPU Kota Palu Mukhlis Hakim Lubis mengemukakan di Palu, Jumat (19/2), jumlah pemilih itu masih data sementara yang diterima dari Pemkot Palu dan […]

RSS Titik Embun

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
%d bloggers like this: