Catatan Sepanjang Poso

Icon

menjadi jurnalis | bekerja untuk orang banyak

Polisi Temukan 9 Ribu Amunisi dan 168 Bom


Poso – Kepolisian terus berupaya memperkecil ruang gerak kelompok bersenjata dan mematahkan kekuatannya dengan melakukan penyisiran di sekitar kawasan Tanah Runtuh, Poso, Sulawesi Tengah. Sebelumnya kawasan ini menjadi basis kelompok tersebut. Dari penyisiran yang dilakukan sepekan terakhir, Polisi berhasil menemukan puluhan senjata api organik dan rakitan, ratusan bahan peledak serta ribuan butir amunisi. Penyisiran dilakukan di kawasan hutan, perbukitan dan di rumah-rumah penduduk.

Juru Bicara Satuan Tugas Humas Polda Sulteng AKBP Wibowo menyatakan bahwa diduga masih banyak senjata api, amunisi dan bahan peledak yang disembunyikan oleh kelompok bersenjata. Saat ini, penyisiran dikosentrasikan di kawasan Tanah Runtuh dan Kayamanya, yang sebelumnya disebut-sebut sebagai basis pertahanan kelompok bersenjata di Poso.

“Penyisiran ini terus dilakukan untuk memperkecil ruang gerak para DPO dan kelompok bersenjata yang mendukungnya, serta membersihkan kedua kawasan itu dari senjata api, amunisi dan bahan peledak yang dikuasai warga di luar kewenangannya,” kata Wibowo.
dalam

Warga setempat menyambut baik upaya penyisiran yang dilakukan oleh Polisi tersebut. Mereka berharap dapat kembali hidup tenang.

“Kalau saya yang penting amanlah. Supaya bisa tenang bekerja,” ujar Ibu Kadria, warga Tanah Runtuh, Kelurahan Gebangrejo, Poso Kota.

Rata-rata warga setempat mengaku takut dengan adanya kelompok bersenjata itu. Misalnya, Masri.

“Saya tidak mau ikut-ikutan mereka, karena kenanya ke saya nantinya. Saya juga tidak kenal siapa semua mereka itu,” aku Masri.

Jadi, tentu saja warga setempat tidak segan-segan menunjukkan di mana kemungkinan disembunyikannya. senjata api, amunisi dan bahan peledak di kawasan itu. Meski tidak sedikit yang masih takut buka mulut, karena mengkhawatirkan keselamatan dirinya.

————————————————————————————
Hasil penyisiran senjata api, amunisi dan bahan peledak di Poso sejak 22-31 Januari 2007
————————————————————————————
Senjata Api:
Senjata Laras Panjang Rakitan (41 pucuk)
Senjata Api Laras Panjang Organik (8 pucuk) Terdiri dari M-16, SKS, US Carabine dan MK3
Senjata Laras Pendek Rakitan (10 pucuk)
Senjata Api Laras Pendek Organik (4 pucuk) jenis Smith & Wenson dan Walter

Amunisi:
Amunisi dari berbagai caliber (9.095 butir) terdiri dari caliber 5,56 milimeter, 38,9 m millimeter dan caliber 30 milimeter

Bahan Peledak:
Bom Rakitan (168 buah)
Granat Tangan (1 buah)
Granat Lontar (10 buah)
————————————————————————————

Advertisements

Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Flickr Photos

RSS Catatan Poso

  • Polda Serius Ungkap Kasus Penyerangan Kantor Aji Palu
    PALU (31/12) - Kapolda Sulteng Kombes Pol Dewa Parsana, Kamis (30/12/2010) malam, pukul 20.00 Wita mendatangi Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu. Parsana didampingi oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Palu Ajun Komisaris Polisi Darno dan Direktur Reskrim Polda Sulteng serta sejumlah aparat Intelijen dan Keamanan Kepolisian Dae […]
  • Kapolres: Pelakunya Ditangkap Hari ini Juga!
    PALU (31/12) - Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Koalisi Antikekerasan Palu Jumat (31/12) hari ini mendatangi Kantor Kepolisan Resor Palu dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Terkait penyerangan Kantor Aliansi Jurnalis Independen Palu Kamis (30/12) kemarin. Koalisi meminta Polisi segera menangkap pelaku penyerangan itu. Koordinator lapangan aksi, […]
  • Kantor AJI Palu Diserang
    PALU (30/12) -  Kantor AJI Palu dan juga Kantor Redaksi Media Online mililk AJI Palu diserang massa pemuda Kamis (30/12/2010) sekira pukul 10.30 Waktu Indonesia Tengah (Wita). Mereka menamakan diri Front Pemuda Kaili (FPK). Sekitar 30-an pemuda berseragam bak paramiliter bertuliskan FPK sejak awal kedatangannya menyoal berita yang dilansir beritapalu.com ter […]
  • FPK Serang Graha KNPI Sulteng
    PALU (28/12) - Massa Front Pemuda Kaili (FPK) yang dimpin Erwin Lamporo,  menyerang Graha KNPI Sulteng. Akibatnya, kaca gedung berlantai dua itu hancur berantakan. Polisi yang berjaga-jaga di Graha KNPI Sulteng, tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa menonton aksi anarkis yang pertontonkan massa FPK sambil mengamankan diri dengan menjadikan kursi sebag […]
  • Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi
    Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi Palu - Seorang warga di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), ditangkap polisi karena mengaku sebagai Wakil Gubernur Sulteng dan menipu seorang kepala dinas dilingkungan Pemprov Sulteng jutaan rupiah. Kapolsek Palu Barat, AKP Darmiyanto mengatakan Irdan,27; yang sehari-harinya tercatat sebagai mahasiswa Universitas negeri […]
  • Tiga Sekolah Disegel Warga, Ratusan Murid Telantar
    Palu -Tiga sekolah yang terletak di Jalan Bulumasomba, Kelurahan Lasoani, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (10/5) disegel warga. Akibatnya proses belajar mengajar ratusan murid lumpuh. Ketiga sekolah yang disegel yakni Sekolah Dasar (SD) Inpres 1 dan SD Negeri 2 Lasoani, dan Taman Kanak-Kanak (TK) Mantikilore. Penyegelan ketiga sekolah […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Polda Sulteng Diminta Tarik Brimob dari Buol
    Palu - Yayasan Dopalak Indonesia (YDI) meminta Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen H Andi Hasanuddin menarik aparat Brimob dari Kabupaten Buol. "Kami meminta satu SSK (satuan setingkat kompi) Brimob yang ditempatkan di Buol dalam rangka pengamanan unjuk rasa ditarik. Kehadiran Brimob bukan solusi masalah di Buol," kata Direktur YDI Idham Dahlan di Palu […]
  • 213.328 Warga Kota Palu Pilih Wali Kota
    Palu -Sebanyak 213.328 warga Kota Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah (Sulteng), diharapkan menggunakan hak politiknya dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) setempat yang dijadwalkan pada 4 Agustus 2010. Pjs Ketua KPU Kota Palu Mukhlis Hakim Lubis mengemukakan di Palu, Jumat (19/2), jumlah pemilih itu masih data sementara yang diterima dari Pemkot Palu dan […]

RSS Titik Embun

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
%d bloggers like this: