Catatan Sepanjang Poso

Icon

menjadi jurnalis | bekerja untuk orang banyak

Pemilik Senjata Illegal akan Ditembak Mati

Poso – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah segera mengeluarkan maklumat tembak di tempat bagi warga Poso yang memiliki senjata tanpa kewenangan. Pernyataan ini disampaikan Kapolda Sulteng Brigadir Jenderal Polisi Badrodin Haiti menyusul baku tembak antara kelompok mujahiddin dengan anggota Brimob, Senin (15/1) sore hingga Selasa (16/1) dinihari tadi.

Kapolda Badrodin menyatakan keprihatinannya atas masih banyaknya senjata-senjata api baik rakitan maupun organik yang dimiliki oleh warga Poso yang memicu aksi-aksi kekerasan bersenjata. Padahal selama ini, pihak kepolisian sudah mengimbau warga Poso untuk menyerahkan senjata api, amunisi dan bahan peledak yang mereka miliki secara illegal.

Hal itu dimaksudkan untuk memperkecil aksi kekerasan di Poso dan juga memperkecil ruang gerak bagi pelaku terorisme. Selama ini dari penyitaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, warga Poso diketahui memiliki senjata api rakitan dan organik dari berbagai jenis, semisal M-16, SKS, Senapan Serbu dan US Thompson.

Dari penyelusuran intelijen jalur masuknya senjata-senjata illegal itu ke Poso selain dari dalam negeri juga didapat dari Philipina. Diduga senjata-senjata itu dipasok oleh militan Moro didistribusi ke Poso melalui Sangir Talaud, Bitung, Manado di Sulawesi Utara lalu melalui jalur Pantai Utara Parigi Moutong hingga ke Poso, Sulawesi Tengah.

Badrodin menyatakan pula bahwa sebagian pelaku terorisme di Poso adalah lulusan Akademi Militer Afganistan. Sebagian besar di antara mereka berasal dari luar Poso dan Sulawesi.

“Mereka ini yang kita identifikasi memprovokasi warga Poso untuk melawan hukum, melakukan peledakan bom dan penembakan-penembakan,” demikian Badrodin.

Sementara terkait dengan Ustad Ryan alias Santoso yang tertembak mati pada Kamis (11/1) lalu dalam penyergapan DPO Mabes Polri di Jalan Pulau Jawa II, Poso, Ia menyatakan bahwa korban adalah salah seorang pentolan Jamaah Islamiyah. Ustadz Ryan pernah memerintahkan untuk membuat 15 bom yang akan diledakkan di Poso. Pada saat penyergapan Kamis lalu, ia pun terlihat memegang dan akan melemparkan bom, karenanya ia ditembak.***

Filed under: Uncategorized

One Response

  1. arif says:

    Salam damai,

    Saya setuju dengan upaya mengamankan poso dengan menarik semua senjata yang beredar di tangan orang yang tidak berhak. Tapi saya kira juga perlu upaya serius dari POLRI utuk mengungkap peredaran senjata di Poso.

    Jika benar intelijen memiliki data dan infromasi soal pemasokan senjata dari Moro, mengapa tidak bisa diungkap lebih terbuka dan dihentikan?

    Jika kita mencermati perdagangan senjata ilegal selama ini, bukankah beberapa kasus penyelundupan senjata ini terorganisir dan juga melibatkan mantan elit militer, seperti yang pernah tertangkap di Amerika?

    Juga bagaimana dengan ditemukannya sejumlah senjata api di tangan alm. Kusmayadi? apakah tidak mungkin bahwa senjata-senjata yang beredar di Poso juga berasal dari sini?

    Untuk mengungkap itu semua, maka (sekali lagi) harus ada upaya yang serius dan terbuka dari Polri untuk menelusuri dan mengungkap perdagangan senjata ilegal ini, karena tidak menutup kemungkinan ini juga di pasok ke daerah2 konflik seperti Poso dan Ambon. Karena banyak senjata di tangan orang yang tidak berhak di Poso juga adalah senjata-senjata yang semestinya hanya dimiliki oleh aparat keamanan.

    Salam,

    Aristan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Flickr Photos

Desktop!!!

DSC_0246

DSC_0244

DSC_0239

DSC_0082

DSC_0081

More Photos

RSS Catatan Poso

  • Polda Serius Ungkap Kasus Penyerangan Kantor Aji Palu
    PALU (31/12) - Kapolda Sulteng Kombes Pol Dewa Parsana, Kamis (30/12/2010) malam, pukul 20.00 Wita mendatangi Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu. Parsana didampingi oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Palu Ajun Komisaris Polisi Darno dan Direktur Reskrim Polda Sulteng serta sejumlah aparat Intelijen dan Keamanan Kepolisian Dae […]
  • Kapolres: Pelakunya Ditangkap Hari ini Juga!
    PALU (31/12) - Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Koalisi Antikekerasan Palu Jumat (31/12) hari ini mendatangi Kantor Kepolisan Resor Palu dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Terkait penyerangan Kantor Aliansi Jurnalis Independen Palu Kamis (30/12) kemarin. Koalisi meminta Polisi segera menangkap pelaku penyerangan itu. Koordinator lapangan aksi, […]
  • Kantor AJI Palu Diserang
    PALU (30/12) -  Kantor AJI Palu dan juga Kantor Redaksi Media Online mililk AJI Palu diserang massa pemuda Kamis (30/12/2010) sekira pukul 10.30 Waktu Indonesia Tengah (Wita). Mereka menamakan diri Front Pemuda Kaili (FPK). Sekitar 30-an pemuda berseragam bak paramiliter bertuliskan FPK sejak awal kedatangannya menyoal berita yang dilansir beritapalu.com ter […]
  • FPK Serang Graha KNPI Sulteng
    PALU (28/12) - Massa Front Pemuda Kaili (FPK) yang dimpin Erwin Lamporo,  menyerang Graha KNPI Sulteng. Akibatnya, kaca gedung berlantai dua itu hancur berantakan. Polisi yang berjaga-jaga di Graha KNPI Sulteng, tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa menonton aksi anarkis yang pertontonkan massa FPK sambil mengamankan diri dengan menjadikan kursi sebag […]
  • Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi
    Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi Palu - Seorang warga di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), ditangkap polisi karena mengaku sebagai Wakil Gubernur Sulteng dan menipu seorang kepala dinas dilingkungan Pemprov Sulteng jutaan rupiah. Kapolsek Palu Barat, AKP Darmiyanto mengatakan Irdan,27; yang sehari-harinya tercatat sebagai mahasiswa Universitas negeri […]
  • Tiga Sekolah Disegel Warga, Ratusan Murid Telantar
    Palu -Tiga sekolah yang terletak di Jalan Bulumasomba, Kelurahan Lasoani, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (10/5) disegel warga. Akibatnya proses belajar mengajar ratusan murid lumpuh. Ketiga sekolah yang disegel yakni Sekolah Dasar (SD) Inpres 1 dan SD Negeri 2 Lasoani, dan Taman Kanak-Kanak (TK) Mantikilore. Penyegelan ketiga sekolah […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Polda Sulteng Diminta Tarik Brimob dari Buol
    Palu - Yayasan Dopalak Indonesia (YDI) meminta Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen H Andi Hasanuddin menarik aparat Brimob dari Kabupaten Buol. "Kami meminta satu SSK (satuan setingkat kompi) Brimob yang ditempatkan di Buol dalam rangka pengamanan unjuk rasa ditarik. Kehadiran Brimob bukan solusi masalah di Buol," kata Direktur YDI Idham Dahlan di Palu […]
  • 213.328 Warga Kota Palu Pilih Wali Kota
    Palu -Sebanyak 213.328 warga Kota Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah (Sulteng), diharapkan menggunakan hak politiknya dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) setempat yang dijadwalkan pada 4 Agustus 2010. Pjs Ketua KPU Kota Palu Mukhlis Hakim Lubis mengemukakan di Palu, Jumat (19/2), jumlah pemilih itu masih data sementara yang diterima dari Pemkot Palu dan […]

RSS Titik Embun

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
%d bloggers like this: