Catatan Sepanjang Poso

Icon

menjadi jurnalis | bekerja untuk orang banyak

Pedagang Ikan asal Masamba Dibunuh karena Tibo cs

Palu-Setelah mengungkap pelaku aksi kekerasan di Poso, Polisi kembali mengungkap motif pembunuhan 2 pedagang ikan asal Masamba Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan, Arham Badaruddin dan Rendi Rahman 23 September Lalu.

Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjenpol Anton Bachrul Alam kepada wartawan mengatakan berdasarkan pengakuan para tersangka terungkap bahwa motif pembunuhan tersebut dikarenakan tidak puas atas eksekusi Tibo CS. Para tersangka menganggap eksekusi itu tidak adil.

Oleh karena itu mereka kemudian menggelar razia yang berbuntut pada pembunuhan terhadap dua pedagang ikan yang mengendarai mobil Carry Pick Up biru bernomor polisi DD 8624 CT yang melintasi Jl Trans Sulawesi di Desa Taripa Kecamatan Pamona Timur.

Dari hasil penyidikan dan pemeriksaan terhadap 17tersangka pengeroyokan dalam aksinya mereka mendatangi rumah salah satu warga dimana kedua korban berusaha menyelamatkan diri namun para tersangka tetap nekad mendatangi dan menyeret korban ke luar rumah lalu dikeroyok beramai-ramai.

Tak hanya itu, polisi juga membeberkan peran masing-masing tersangka Edwin Poima menebas leher korban, Roni, Fernikson, Darman, Dedi Dores, Agus Chandra, Syaiful memukul korban, Erosman Tioki menyuruh membunuh dan memukul, Walsus Alphin memindahkan mobil dan memukul korban, Jepri pemilik golok untuk menebas korban dan Benhard mencegat mobil.

Sementara Sastra Yudha berperan menjemput korban dari rumah Mamanus, Romi Parusu memukul dan menguburkan korban, Arnoval menggali lubang korban, Jonathan menunjukkan lokasi kuburan dan menyeret korban, Bambang menguburkan korban dan Hafri Tumonggi menodongkan senpi ke arah korban.

Semua tersangka yang kini berada di tahanan Mapolda Sulteng setelah berhasil diringkus oleh Detasemen khusus 88 Mabes Polri segera membawa berkas para tersangka ke Kejaksaan karena telah terbukti melakukan pengeroyokan hingga menewaskan dua pedagang ikan tersebut. Anton juga mengatakan para tersangka dijerat pasal 170 jo 338 KUHP dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara

Menurut Anton keberhasilan pengungkapan kasus tersebut selain kerja keras yang dilakukan oleh kepolisian juga atas peran serta tokoh agama dan masyarakat setempat,” kami juga berterima kasih kepada Bupati Poso maupun keluarga tersangka yang telah bersedia menyerahkan para tersangka,” ujarnya.***

Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Flickr Photos

Desktop!!!

DSC_0246

DSC_0244

DSC_0239

DSC_0082

DSC_0081

More Photos

RSS Catatan Poso

  • Polda Serius Ungkap Kasus Penyerangan Kantor Aji Palu
    PALU (31/12) - Kapolda Sulteng Kombes Pol Dewa Parsana, Kamis (30/12/2010) malam, pukul 20.00 Wita mendatangi Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu. Parsana didampingi oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Palu Ajun Komisaris Polisi Darno dan Direktur Reskrim Polda Sulteng serta sejumlah aparat Intelijen dan Keamanan Kepolisian Dae […]
  • Kapolres: Pelakunya Ditangkap Hari ini Juga!
    PALU (31/12) - Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Koalisi Antikekerasan Palu Jumat (31/12) hari ini mendatangi Kantor Kepolisan Resor Palu dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Terkait penyerangan Kantor Aliansi Jurnalis Independen Palu Kamis (30/12) kemarin. Koalisi meminta Polisi segera menangkap pelaku penyerangan itu. Koordinator lapangan aksi, […]
  • Kantor AJI Palu Diserang
    PALU (30/12) -  Kantor AJI Palu dan juga Kantor Redaksi Media Online mililk AJI Palu diserang massa pemuda Kamis (30/12/2010) sekira pukul 10.30 Waktu Indonesia Tengah (Wita). Mereka menamakan diri Front Pemuda Kaili (FPK). Sekitar 30-an pemuda berseragam bak paramiliter bertuliskan FPK sejak awal kedatangannya menyoal berita yang dilansir beritapalu.com ter […]
  • FPK Serang Graha KNPI Sulteng
    PALU (28/12) - Massa Front Pemuda Kaili (FPK) yang dimpin Erwin Lamporo,  menyerang Graha KNPI Sulteng. Akibatnya, kaca gedung berlantai dua itu hancur berantakan. Polisi yang berjaga-jaga di Graha KNPI Sulteng, tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa menonton aksi anarkis yang pertontonkan massa FPK sambil mengamankan diri dengan menjadikan kursi sebag […]
  • Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi
    Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi Palu - Seorang warga di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), ditangkap polisi karena mengaku sebagai Wakil Gubernur Sulteng dan menipu seorang kepala dinas dilingkungan Pemprov Sulteng jutaan rupiah. Kapolsek Palu Barat, AKP Darmiyanto mengatakan Irdan,27; yang sehari-harinya tercatat sebagai mahasiswa Universitas negeri […]
  • Tiga Sekolah Disegel Warga, Ratusan Murid Telantar
    Palu -Tiga sekolah yang terletak di Jalan Bulumasomba, Kelurahan Lasoani, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (10/5) disegel warga. Akibatnya proses belajar mengajar ratusan murid lumpuh. Ketiga sekolah yang disegel yakni Sekolah Dasar (SD) Inpres 1 dan SD Negeri 2 Lasoani, dan Taman Kanak-Kanak (TK) Mantikilore. Penyegelan ketiga sekolah […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Polda Sulteng Diminta Tarik Brimob dari Buol
    Palu - Yayasan Dopalak Indonesia (YDI) meminta Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen H Andi Hasanuddin menarik aparat Brimob dari Kabupaten Buol. "Kami meminta satu SSK (satuan setingkat kompi) Brimob yang ditempatkan di Buol dalam rangka pengamanan unjuk rasa ditarik. Kehadiran Brimob bukan solusi masalah di Buol," kata Direktur YDI Idham Dahlan di Palu […]
  • 213.328 Warga Kota Palu Pilih Wali Kota
    Palu -Sebanyak 213.328 warga Kota Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah (Sulteng), diharapkan menggunakan hak politiknya dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) setempat yang dijadwalkan pada 4 Agustus 2010. Pjs Ketua KPU Kota Palu Mukhlis Hakim Lubis mengemukakan di Palu, Jumat (19/2), jumlah pemilih itu masih data sementara yang diterima dari Pemkot Palu dan […]

RSS Titik Embun

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
%d bloggers like this: