Catatan Sepanjang Poso

Icon

menjadi jurnalis | bekerja untuk orang banyak

Harapan Damai dari Poso

Berbagai teror bom dan peristiwa kekerasan yang terjadi di Poso dalam sebulan terakhir tidak menyurutkan semangat warga di tingkat bawah untuk tetap menjaga perdamaian yang telah berlangsung baik selama ini.

Keadaan yang aman dan tenang memungkinkan mereka untuk kembali bangkit dari keterpurukan setelah daerah Poso pulih dari konflik horizontal bernuansa SARA. Kini sektor pertanian umumnya sumber pendapatan warga di daerah itu untuk membangun kembali rumah-rumah mereka maupun untuk menghidupi keluarga.

Harapan dan optimisme terhadap perdamaian yang abadi di poso ini setidaknya disampaikan oleh warga di Desa Sintuwu Lemba yang terkenal dengan nama Kilo 9. Kilo 9 adalah sebuah desa yang cukup dikenal di Poso karena konflik terbesar di poso terjadi di desa tersebut tepatnya pada bulan Mei tahun 2000.

Konflik itu mengakibatkan ratusan rumah terbakar dan menewaskan sekitar 200 jiwa. Warga yang selamat kemudian mengungsi keberbagai lokasi di Sulawesi Tengah maupun Sulawesi Selatan, serta Sulawesi Utara.

Enam Tahun sudah kejadian itu berlalu. Kini 107 KK yang terdiri atas 54 KK Muslim dan 53 KK Kristen telah hidup berdampingan, rukun dan saling menolong. Warga Kilo 9 mengaku mereka tidak akan lagi mau bertikai.

Menurut mereka pertikaian hanya menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan. Dengan sederhana warga mengatakan agar keharmonisan hubungan mereka tetap dapat terjaga. Oftis Farlin, misalnya. Perempuan beragama Kristen di Sintuwu lembah ini mengatakan hal yang paling penting bagi mereka adalah rasa aman dan kerukunan.

“Kami tidak mau lagi ada orang-orang yang memprovokasi kamu untuk berkelahi, supaya rusuh lagi. Kami ingin hidup tenang, supaya boleh mencari hidup dengan tenang. Saya mau kehidupan yang seperti dulu lagi,” aku Oftis polos.

Hal senada juga disampaikan oleh Supriati, salah seorang warga Sintuwu Lembah yang menjadi korban konflik di Poso pada tahun 2000.

“Tidak usah baku dendam. Kami di sini sudah hidup damai di Sintuvu Lembah. Kami di sini sudah bisa bekerja lebih tenang,” kata perempuan asal Jawa Tengah itu.

Kerukunan umat beragama di Sintuwu Lembah membawa dampak yang cukup positif bagi warga setempat. Mereka mengaku dengan kehidupan yang damai itu mereka dapat bekerja lebih tenang dan lebih semangat sehingga memberikan penghasilan yang lebih baik kepada mereka. Cita-cita mereka hanyalah bagaimana memberikan anak-anak mereka makan dan sekolah. Mereka mengharapkan agar cita-cita mereka yang sederhana dan mulia itu tidak lagi diganggu oleh pihak-pihak lain yang kerap melakukan provokasi terhadap
warga di Poso, Sulawesi Tengah.

Barak Pengungsi
Ada pula kisah lain dari barak pengungsi tentang mimpi kedamaian. Kisah ini datang Desa Kapompa, Kecamatan Lage, Poso, Sulawesi Tengah. Dari desa itu, Levi Bagu, seorang lelaki tua berusia 60 tahun membangun mimpinya agar Poso kembali damai.

“Saya berani kembali dari barak pengungsi di Tentena, karena yakin Poso sudah aman. Saya takut juga kalo sedikit-dikit ada bom, ada penembakan dan lain-lainnya,” sebut Levi.

Lelaki tua ini Ia adalah salah seorang di antara korban kerusuhan yang saat itu mengungsi ke Tentena, sekitar 56 kilometer dari Poso. Dia memilih ke kampung halamannya yang luluh lantak karena dilanda konflik suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) pada 2006 silam, karena sudah yakin Poso akan kembali aman dan damai.

Ia ditemani istrinya yang juga telah sepuh, tinggal sementara di gubuk beratap dan berdinding rumbia dengan rangka dari bambu sejak April lalu.

Suara senada datang pula dari Grace Pamimbi, perempuan paruhbaya yang sebelumnya juga mengungsi di Tentena.

“Torang so mo hidup tenang. Te usah jo bakalae,” kata Grace singkat.

Adakah harapan damai itu, adalah juga harapan seluruh warga Poso? Semoga!

Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Flickr Photos

Desktop!!!

DSC_0246

DSC_0244

DSC_0239

DSC_0082

DSC_0081

More Photos

RSS Catatan Poso

  • Polda Serius Ungkap Kasus Penyerangan Kantor Aji Palu
    PALU (31/12) - Kapolda Sulteng Kombes Pol Dewa Parsana, Kamis (30/12/2010) malam, pukul 20.00 Wita mendatangi Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu. Parsana didampingi oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Palu Ajun Komisaris Polisi Darno dan Direktur Reskrim Polda Sulteng serta sejumlah aparat Intelijen dan Keamanan Kepolisian Dae […]
  • Kapolres: Pelakunya Ditangkap Hari ini Juga!
    PALU (31/12) - Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Koalisi Antikekerasan Palu Jumat (31/12) hari ini mendatangi Kantor Kepolisan Resor Palu dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Terkait penyerangan Kantor Aliansi Jurnalis Independen Palu Kamis (30/12) kemarin. Koalisi meminta Polisi segera menangkap pelaku penyerangan itu. Koordinator lapangan aksi, […]
  • Kantor AJI Palu Diserang
    PALU (30/12) -  Kantor AJI Palu dan juga Kantor Redaksi Media Online mililk AJI Palu diserang massa pemuda Kamis (30/12/2010) sekira pukul 10.30 Waktu Indonesia Tengah (Wita). Mereka menamakan diri Front Pemuda Kaili (FPK). Sekitar 30-an pemuda berseragam bak paramiliter bertuliskan FPK sejak awal kedatangannya menyoal berita yang dilansir beritapalu.com ter […]
  • FPK Serang Graha KNPI Sulteng
    PALU (28/12) - Massa Front Pemuda Kaili (FPK) yang dimpin Erwin Lamporo,  menyerang Graha KNPI Sulteng. Akibatnya, kaca gedung berlantai dua itu hancur berantakan. Polisi yang berjaga-jaga di Graha KNPI Sulteng, tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa menonton aksi anarkis yang pertontonkan massa FPK sambil mengamankan diri dengan menjadikan kursi sebag […]
  • Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi
    Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi Palu - Seorang warga di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), ditangkap polisi karena mengaku sebagai Wakil Gubernur Sulteng dan menipu seorang kepala dinas dilingkungan Pemprov Sulteng jutaan rupiah. Kapolsek Palu Barat, AKP Darmiyanto mengatakan Irdan,27; yang sehari-harinya tercatat sebagai mahasiswa Universitas negeri […]
  • Tiga Sekolah Disegel Warga, Ratusan Murid Telantar
    Palu -Tiga sekolah yang terletak di Jalan Bulumasomba, Kelurahan Lasoani, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (10/5) disegel warga. Akibatnya proses belajar mengajar ratusan murid lumpuh. Ketiga sekolah yang disegel yakni Sekolah Dasar (SD) Inpres 1 dan SD Negeri 2 Lasoani, dan Taman Kanak-Kanak (TK) Mantikilore. Penyegelan ketiga sekolah […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Polda Sulteng Diminta Tarik Brimob dari Buol
    Palu - Yayasan Dopalak Indonesia (YDI) meminta Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen H Andi Hasanuddin menarik aparat Brimob dari Kabupaten Buol. "Kami meminta satu SSK (satuan setingkat kompi) Brimob yang ditempatkan di Buol dalam rangka pengamanan unjuk rasa ditarik. Kehadiran Brimob bukan solusi masalah di Buol," kata Direktur YDI Idham Dahlan di Palu […]
  • 213.328 Warga Kota Palu Pilih Wali Kota
    Palu -Sebanyak 213.328 warga Kota Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah (Sulteng), diharapkan menggunakan hak politiknya dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) setempat yang dijadwalkan pada 4 Agustus 2010. Pjs Ketua KPU Kota Palu Mukhlis Hakim Lubis mengemukakan di Palu, Jumat (19/2), jumlah pemilih itu masih data sementara yang diterima dari Pemkot Palu dan […]

RSS Titik Embun

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
%d bloggers like this: