Catatan Sepanjang Poso

Icon

menjadi jurnalis | bekerja untuk orang banyak

Enam Ditetapkan Tersangka

[Buntut Brimob vs Warga di Poso]

Palu – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah akhirnya menetapkan 6 warga Poso sebagai tersangka bentrok antara warga dengan Satuan Brigade Mobil (Brimob) pada Minggu (22/10) malam lalu di Poso, Sulawesi Tengah.

Kepastian penetapan tersangka itu disampaikan oleh Kepala Kepolsian Daerah Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Badrodin Haiti, Jumat (27/10) di Markas Polda Sulteng.

Menurutnya keeenam warga tersebut diduga kuat sebagai pemicu bentrokan pada Minggu (22/10) malam yang mengakibatkan tewasnya Udin, dan luka parahnya Kiki dan Tugiharjo akibat diterjang timah panas Polisi setelah mereka menyerang Pos Polisi Masyarakat di Kelurahan Gebang Rejo, Poso Kota.

Mereka yang dietapkan sebagai tersangka adalah Ramli (40), Sunardi (28), Gi, An, Na (39) dan RY. Keenamnya adalah warga Poso yang pada saat bentrok tertangkap tangan membawa senjata tajam.

“Keenam orang tersebut kami tahan sejak Minggu dan setelah melalui pemeriksaan intensif kami kemudian menetapkan mereka sebagai tersangka. Keenamnya dijerat dengan UU Terorisme,” demikian Badrodin Haiti.

Terkait juga dengan insiden Senin (23/10) yang mengakibatkan Maslan dan seorang bocah berumur 3,5 tahun bernama Galih tertembak oleh salah seorang anggota Brimob, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan.

“Sejumlah anggota Brimob sudah menjalani pemeriksan Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulteng,” imbuh Badrodin.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Nurmawati Bantilan menyatakan Polisi harus adil dalam mengungkapkan sejumlah kasus-kasus kekerasan di Poso. Ia bahkan menilai Polisi diskriminatif.

“Pada kasus dibunuh dua pedagang ikan asal Masamba, Sulawesi Selatan, para pelaku hanya dikategorikan sebagai tindak kriminal murni. Sementara pada kasus bentrok warga versus Brimob ini para tersangkanya dikenai Undang-Undang Terorisme,” sebut Nurmawati.

Menurutnya, diskriminasi semacam itu berpeluang menimbulkan konflik di tengah kondisi masyarakat Poso yang sesungguhnya mulai kembali membaik pasca kerusuhan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) pada 2000 silam.***

Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Flickr Photos

Desktop!!!

DSC_0246

DSC_0244

DSC_0239

DSC_0082

DSC_0081

More Photos

RSS Catatan Poso

  • Polda Serius Ungkap Kasus Penyerangan Kantor Aji Palu
    PALU (31/12) - Kapolda Sulteng Kombes Pol Dewa Parsana, Kamis (30/12/2010) malam, pukul 20.00 Wita mendatangi Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu. Parsana didampingi oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Palu Ajun Komisaris Polisi Darno dan Direktur Reskrim Polda Sulteng serta sejumlah aparat Intelijen dan Keamanan Kepolisian Dae […]
  • Kapolres: Pelakunya Ditangkap Hari ini Juga!
    PALU (31/12) - Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Koalisi Antikekerasan Palu Jumat (31/12) hari ini mendatangi Kantor Kepolisan Resor Palu dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Terkait penyerangan Kantor Aliansi Jurnalis Independen Palu Kamis (30/12) kemarin. Koalisi meminta Polisi segera menangkap pelaku penyerangan itu. Koordinator lapangan aksi, […]
  • Kantor AJI Palu Diserang
    PALU (30/12) -  Kantor AJI Palu dan juga Kantor Redaksi Media Online mililk AJI Palu diserang massa pemuda Kamis (30/12/2010) sekira pukul 10.30 Waktu Indonesia Tengah (Wita). Mereka menamakan diri Front Pemuda Kaili (FPK). Sekitar 30-an pemuda berseragam bak paramiliter bertuliskan FPK sejak awal kedatangannya menyoal berita yang dilansir beritapalu.com ter […]
  • FPK Serang Graha KNPI Sulteng
    PALU (28/12) - Massa Front Pemuda Kaili (FPK) yang dimpin Erwin Lamporo,  menyerang Graha KNPI Sulteng. Akibatnya, kaca gedung berlantai dua itu hancur berantakan. Polisi yang berjaga-jaga di Graha KNPI Sulteng, tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa menonton aksi anarkis yang pertontonkan massa FPK sambil mengamankan diri dengan menjadikan kursi sebag […]
  • Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi
    Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi Palu - Seorang warga di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), ditangkap polisi karena mengaku sebagai Wakil Gubernur Sulteng dan menipu seorang kepala dinas dilingkungan Pemprov Sulteng jutaan rupiah. Kapolsek Palu Barat, AKP Darmiyanto mengatakan Irdan,27; yang sehari-harinya tercatat sebagai mahasiswa Universitas negeri […]
  • Tiga Sekolah Disegel Warga, Ratusan Murid Telantar
    Palu -Tiga sekolah yang terletak di Jalan Bulumasomba, Kelurahan Lasoani, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (10/5) disegel warga. Akibatnya proses belajar mengajar ratusan murid lumpuh. Ketiga sekolah yang disegel yakni Sekolah Dasar (SD) Inpres 1 dan SD Negeri 2 Lasoani, dan Taman Kanak-Kanak (TK) Mantikilore. Penyegelan ketiga sekolah […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Polda Sulteng Diminta Tarik Brimob dari Buol
    Palu - Yayasan Dopalak Indonesia (YDI) meminta Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen H Andi Hasanuddin menarik aparat Brimob dari Kabupaten Buol. "Kami meminta satu SSK (satuan setingkat kompi) Brimob yang ditempatkan di Buol dalam rangka pengamanan unjuk rasa ditarik. Kehadiran Brimob bukan solusi masalah di Buol," kata Direktur YDI Idham Dahlan di Palu […]
  • 213.328 Warga Kota Palu Pilih Wali Kota
    Palu -Sebanyak 213.328 warga Kota Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah (Sulteng), diharapkan menggunakan hak politiknya dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) setempat yang dijadwalkan pada 4 Agustus 2010. Pjs Ketua KPU Kota Palu Mukhlis Hakim Lubis mengemukakan di Palu, Jumat (19/2), jumlah pemilih itu masih data sementara yang diterima dari Pemkot Palu dan […]

RSS Titik Embun

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
%d bloggers like this: