Catatan Sepanjang Poso

Icon

menjadi jurnalis | bekerja untuk orang banyak

Dihibur Jihan Amir 380 Janda Korban Konflik Poso Gelar Bertemu

Poso – Tak kurang dari 380 janda korban konflik Poso dari berbagai agama menggelar silahturahmi di Gedung Wanita Poso, Sabtu (29/7/2006) ini. Peristiwa ini merupakan kali pertama terjadi setelah Poso diluluhlantakan oleh bara konflik Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) sejak 1998 lalu.

Suasana haru dan gembira berpadu dalam pertemuan yang digagas oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah ini. Mereka pun dihibur artis sejumlah artis Ibukota semisal Jihan Amir. Sejumlah Psikolog dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta pun ambil bagian.

Ratusan janda ini usai konflik meluluhlantakan Poso mengungsi ke Palu, Tojo Unauna, Morowali dan Parigi Moutong. Ada pula yang tetap menetap di Poso. Selain dihadiri oleh para janda-janda korban konflik, sejumlah keluarga korban bom Tentena, bom Pasar Sentral Poso dan korban penembakan misterius juga terlihat hadir.

Silahturahmi para janda korban konflik ini, menurut Kapolda Sulteng Brigadir Jenderal Oegroseno merupakan gagasan dari masyarakat Muslim dan Nasrani Poso. “Kami tinggal memfasilitasi mereka untuk bisa bersilahturahmi,” ujar Kapolda Oegroseno.

Agar suasana berlangsung santai, sejumlah artis ibukota dihadirkan untuk menghibur mereka. Terlihat Jihan Amir, Kristina, Dewi Ramlah, Agustina dan Silva terlibat dalam kegiatan yang dirancang oleh Wakapolda Sulteng Kombes Pol Syafei Aksal ini.

Sedangkan empat psikolog dari Universitas Gajah Mada )UGM) Hendro Prabowo, Diana Setyanti, Wida dan Hasanah juga dilibatkan untuk kebutuhan trauma conseling. Diharapkan para janda-janda dan keluarga korban sejumlah aksi kekerasan di Poso itu bisa mengeluarkan isi hati mereka bersama para psikolog ini. Hal ini diniati untuk mengobati luka hati atau trauma mereka.

Dialog para janda korban konflik itu mengalir lancar. Sebutlah Agustina Poimbong, yang mengaku anaknya tewas dalam sebuah bentrok massa di Poso pada tahun 2000 lalu. “Saya menangis mendengar anak saya mati, tapi saya tidak bisa berbuat apa. Kalo saya dibilang dendam, iya. Tapi saya juga berpikir dendam akan pernah menyelesaikan masalah, karenanya saya berharap sudah jo, brentilah torang baku musuh. Lebih torang sama,” kata ibu beragama Kristen dari suku Pamona ini.

Begitu pula Sofia, yang sebelumnya tinggal di Pesantren Walisongo, Kilo 9 Poso yang rata dengan tanah dibakar massa perusuh. Sofialah yang pernah menggegerkan Pengadilan Negeri Palu pada April 2001. Saat itu ia tampil menjadi saksi dalam peradilan terpidana mati Poso Fabianus Tibo, Dominggus da Silva dan Marinus Riwu. Saat akan bersaksi ia menampar wajah ketiganya dengan sandal jepit.

Ia mengaku sulit menghapus dendam pada orang-orang yang sudah membunuh keluarganya. “Sekarang saya pasrah saja pada Allah, sebab Allah pasti menghukum mereka,” demikian Sofia.

Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 09.00 Wita berakhir dalam suasana penuh keharuan pada pukul 15.00 Wita. Ada asa yang mengemuka, semoga fajar damai terus bersinar di Poso.***

Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Flickr Photos

Desktop!!!

DSC_0246

DSC_0244

DSC_0239

DSC_0082

DSC_0081

More Photos

RSS Catatan Poso

  • Polda Serius Ungkap Kasus Penyerangan Kantor Aji Palu
    PALU (31/12) - Kapolda Sulteng Kombes Pol Dewa Parsana, Kamis (30/12/2010) malam, pukul 20.00 Wita mendatangi Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu. Parsana didampingi oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Palu Ajun Komisaris Polisi Darno dan Direktur Reskrim Polda Sulteng serta sejumlah aparat Intelijen dan Keamanan Kepolisian Dae […]
  • Kapolres: Pelakunya Ditangkap Hari ini Juga!
    PALU (31/12) - Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Koalisi Antikekerasan Palu Jumat (31/12) hari ini mendatangi Kantor Kepolisan Resor Palu dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Terkait penyerangan Kantor Aliansi Jurnalis Independen Palu Kamis (30/12) kemarin. Koalisi meminta Polisi segera menangkap pelaku penyerangan itu. Koordinator lapangan aksi, […]
  • Kantor AJI Palu Diserang
    PALU (30/12) -  Kantor AJI Palu dan juga Kantor Redaksi Media Online mililk AJI Palu diserang massa pemuda Kamis (30/12/2010) sekira pukul 10.30 Waktu Indonesia Tengah (Wita). Mereka menamakan diri Front Pemuda Kaili (FPK). Sekitar 30-an pemuda berseragam bak paramiliter bertuliskan FPK sejak awal kedatangannya menyoal berita yang dilansir beritapalu.com ter […]
  • FPK Serang Graha KNPI Sulteng
    PALU (28/12) - Massa Front Pemuda Kaili (FPK) yang dimpin Erwin Lamporo,  menyerang Graha KNPI Sulteng. Akibatnya, kaca gedung berlantai dua itu hancur berantakan. Polisi yang berjaga-jaga di Graha KNPI Sulteng, tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa menonton aksi anarkis yang pertontonkan massa FPK sambil mengamankan diri dengan menjadikan kursi sebag […]
  • Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi
    Wagub Sulteng Palsu Ditangkap Polisi Palu - Seorang warga di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), ditangkap polisi karena mengaku sebagai Wakil Gubernur Sulteng dan menipu seorang kepala dinas dilingkungan Pemprov Sulteng jutaan rupiah. Kapolsek Palu Barat, AKP Darmiyanto mengatakan Irdan,27; yang sehari-harinya tercatat sebagai mahasiswa Universitas negeri […]
  • Tiga Sekolah Disegel Warga, Ratusan Murid Telantar
    Palu -Tiga sekolah yang terletak di Jalan Bulumasomba, Kelurahan Lasoani, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (10/5) disegel warga. Akibatnya proses belajar mengajar ratusan murid lumpuh. Ketiga sekolah yang disegel yakni Sekolah Dasar (SD) Inpres 1 dan SD Negeri 2 Lasoani, dan Taman Kanak-Kanak (TK) Mantikilore. Penyegelan ketiga sekolah […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Unjuk Rasa Tuntut Bupati Buol Mundur Berakhir Bentrok
    Palu - Unjuk rasa lebih dari 1.000 orang yang menuntut Bupati Buol Amram Batalipu mundur dari jabatannya berakhir bentrok, Senin (10/5). Empat pengunjuk rasa ditangkap polisi, sejumlah warga dan petugas luka terkena lemparan batu. Unjuk rasa gabungan warga, mahasiswa, dan pegawai negeri sipil (PNS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Buol Bersatu itu berla […]
  • Polda Sulteng Diminta Tarik Brimob dari Buol
    Palu - Yayasan Dopalak Indonesia (YDI) meminta Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen H Andi Hasanuddin menarik aparat Brimob dari Kabupaten Buol. "Kami meminta satu SSK (satuan setingkat kompi) Brimob yang ditempatkan di Buol dalam rangka pengamanan unjuk rasa ditarik. Kehadiran Brimob bukan solusi masalah di Buol," kata Direktur YDI Idham Dahlan di Palu […]
  • 213.328 Warga Kota Palu Pilih Wali Kota
    Palu -Sebanyak 213.328 warga Kota Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah (Sulteng), diharapkan menggunakan hak politiknya dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) setempat yang dijadwalkan pada 4 Agustus 2010. Pjs Ketua KPU Kota Palu Mukhlis Hakim Lubis mengemukakan di Palu, Jumat (19/2), jumlah pemilih itu masih data sementara yang diterima dari Pemkot Palu dan […]

RSS Titik Embun

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
%d bloggers like this: